Entah fikiran apa yang terlintas di kepala Sang Bapak di Bali yang tega membanting anak bayinya yang baru berusia 4 bulan. Seorang Bapak yang berprofesi sebagai tukang ojek tega membanting darah dagingnya sendiri hanya karena tidak marah mendengar anaknya menangis di saat dia tidur.
Biasanya orang yang bisa membanting darah dagingnya sendiri kemungkinan orang yang stress atau mengalami gangguan jiwa, atas dugaan tersebut maka Sang Bapak diperiksa kondisi kejiwaannya dan ternyata hasilnya sehat-sehat saja.Perlu diselidiki lebih jauh kenapa hal tersebut tega dilakukannya.
Belakangan memang banyak terjadi kekerasan yang dilakukan orang tua kepada anaknya, apakah karena tekanan hidup atau memang tatanan moral yang sudah carut marut. Degradasi moral serba permisifnya pelanggaran norma-norma di daerah yang awalnya dipegang sebagai tatanan kehidupan satu persatu mulai lepas & diabaikan.
Saatnya kembali pada tatanan moral & tuntunan yang berasal dari Sang Pencipta diri ini. Kedekatan kepada yang Maha Kuasa akan membuat hati ini menjadi tenang & tentram dan kuat menerima segala macam hal yang mungkin menekan jiwa.
gwtebak : waduh hari ini ga bisa nebak euy…


